Trump Tengah Dalam Posisi Sulit, Wall Street Dibuka Turun Tipis

Trump Tengah Dalam Posisi Sulit, Wall Street Dibuka Turun TipisTrump Tengah Dalam Posisi Sulit, Wall Street Dibuka Turun Tipis

Pada perdangan hari Rabu (22/8) Wall Street dibuka turun tipis. Yang menjadi salah satu alasan koreksi pasar adalah posisi politik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang tengah tertekan.

Pada pukul 21.17 WIB, Dow Jones Industrial Average turun tupis 0,07% ke 25.805. S&P 500 tergerus 0,19% ke 2.857. Sedangkan Nasdaq Composite masih naik tipis 0,04% ke 7.862.

Selain akibat tekanan posisi politik Trump, pasar saham pun berhati-hati menghadapi pembicaraan dagang AS dan China serta rilis notulen Federal Reserve. Kemarin, dua mantan penasihat Trump dinyatakan bersalah atas beberapa tuntutan hukum.

Sementara imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun turun ke 2,82% dari hari sebelumnya pada 2,84%. Inventor memburu US Treasury untuk mengamankan aset.

“Trump beberapa kali terkena tuduhan sebelum ini dan menyebabkan munculnya sinyal impeachment, dan kali ini pasar masih menunggu apakah politik akan mereda dan pasar melanjutkan kenaikan,” kata Christoph Rieger, rates strategist Commerzbank kepada Reuters.

Secara year to date, Dow Jones masih menguat 4,35%. S&P 500 pun masih naik 6,95% pada periode yang sama. Nasdaq mencetak kenaikan tertinggi, yakni 13,82%.