Persamaan dan Beda Trading Forex dengan Saham

Bebas Bandar
Anda pasti sering dengan istilah ‘gorengan’ dalam saham, khususnya dalam pasar saham lokal/BEJ. Nah, mengapa suatu saham bisa digoreng ? Karena ada seseorang/kumpulan orang/lembaga finansial, dengan dana yg cukup kuat, membeli terus-menerus suatu saham. Hal ini membuat seolah-olah suatu saham sedang naik, dan banyak individual trader yg terpengaruh untuk ikut-ikutan membeli saham tersebut. Pada saat harga telah naik sesuai dengan keinginan bandar, bandar sesegera mungkin menjual saham tersebut(bandar untung).
Bagaimana dengan forex ? Sederhana saja, kira2 butuh modal berapa untuk menggerakan pasar senilai 3.5 Trilyun Dollar, Intinya duit siapa yg ada sebanyak itu.
Mungkin hanya negara China yg bisa karena menurut informasi memiliki cadangan devisa 4 Trilyuan Dollar. Tapi apa mau dia berisiko mempertaruhkan semua uang hanya untuk 1 hari trading.
Lingkupan :
Dalam perdagangan forex, berarti kita terikat secara global/internasional ke pasar keuangan di seluruh dunia. Bila kita bermain saham lokal, maka yang harus Anda perhatikan adalah ekonomi Indonesia.

Dan pergerakan harga saham lokal(IHSG), tidak akan pernah bisa berpengaruh ke dalam perdagangan forex(semisal terhadap harga pair EUR/USD). Namun kondisi global dan sentimen yg terjadi di pasar forex, adakalanya dapat berimbas hingga ke saham-saham lokal atau saham negara tertentu. Alasannya adalah semisal saat ini EUR/USD naik (pasar/nilai US turun), hal ini bisa dilihat bahwa ekonomi US sedang turun. Biasanya kalau ekonomi US turun saham-saham AS juga pada turun, esoknya bisa berimbas ke BEJ.

Tabel Perbandingan Forex VS Saham
Forex Saham
24 Jam Non Stop Ya Tidak
Kapitalisasi Tidak Terbatas Terbatas
Likuiditas Ya Saham tertentu
Kecepatan Tidak perlu Antri Antrian
Pergerakan Harga Keuntungan 2 arah Hanya saat naik saja
Pengaruh Bebas pengaruh Bandar/Rumor
Skope Global/Dunia Terbatas hanya pada negara

Baca Juga :