Pemerintah akan lelang Sukuk hari ini

Pemerintah akan lelang Sukuk hari ini

Pemerintah akan lelang Sukuk hari ini

Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari ini 7 Agustus 2018. Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN S (Surat Perbendaharaan Negara Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk pembiayaan sebagian APBN 2018.

Seri SBSN yang akan dilelang, di antaranya SPN-S 08022019, SPN-S 08052019, PBS016, PBS002, PBS012, dan PBS015. Pemerintah berharap dapat mencapai target sebesar Rp 4 triliun. Jumlah peserta yang telah terkonfirmasi terdiri dari 16 bank dan 4 perusahaan efek.

Lelang SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price).

“Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan,” bunyi keterangan tersebut.

Peserta Lelang SBSN, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan dapat menyampaikan penawaran lelang SBSN dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Keuangan nomor 05/PMK.08/2012 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non kompetitif akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Rencananya pembukaan lelang pada pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Settlement akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2018 atau dua hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang.

Pemerintah memiliki hak untuk menjual seri seri SBSN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari target indikatif yang ditentukan.

Peraturan Menteri Keuangan nomor 05/PMK.08/2012 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Dalam Negeri Dengan Cara Lelang sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.08/2017.