Mata Uang Asia Malah Melemah Usai Bursa Saham Menguat

Mata Uang Asia Malah Melemah Usai Bursa Saham MenguatMata Uang Asia Malah Melemah Usai Bursa Saham Menguat

Bursa saham di kawasan Asia pada hari ini ditutup cenderung mengalami penguatan. Hari Rabu (22/8), indeks Nikkei 225 menguat sebesar 0,64% ke 22.362. Hang Seng menguat sebesar 0,63% ke 27.927.

Taiex naik tipis 0,11% ke 10.804. Kospi menanjak 0,14% ke 2.273 dan bursa Thailand menguat 0,55% ke 1.704. Hanya bursa Shanghai yang tergerus 0,70% ke 2.714 dan Shenzhen turun 1,14% ke 1.454.

Bursa India, Indonesia, Malaysia, dan Singapura tutup pada perdagangan hari ini.

Di sisi lain, mata uang Asia justru cenderung melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Dari seluruh pasar valuta Asia yang buka hari ini, hanya CNY yang menguat tipis terhadap dollar AS.

Secara year to date, rupee masih menjadi mata uang berkinerja terburuk di Asia denga penurunan 8,53%, disusul rupiah yang melemah 6,99% sejak awal tahun. Peso Filipina menjadi mata uang berkinerja terburuk ketiga dengan penurunan 6,77% pada periode yang sama. Hanya yen Jepang yang menguat terhadap dollar AS sebesar 2,07% tahun ini.

Sore ini pukul 15.31 WIB, indeks dollar menguat ke 95,33 dari posisi kemarin pada 95,26. meski menguat, posisi indeks ini masih lebih rendah ketimbang awal pekan pada 95,90 dan pekan lalu yang terus berada di atas level 96.