Kondisi Rupiah dan IHSG Jumat pagi 20 Juli 2018

Kondisi Rupiah dan IHSG Jumat pagi 20 Juli 2018

Kondisi Rupiah dan IHSG Jumat pagi 20 Juli 2018

Pada penutupan kamis sore IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ditutup pada 5.871. Sementara Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada pada angka Rp. 14.470.

Padahal ketika dibuka pada Kamis pagi IHSG berada pada nilai 8.902,026 dan Indek LQ45 pada posisi 929,567.

Pelemahan tersebut terlihat di beberapa saham sektoral. Penurunan paling drastis dialami oleh sektor barang konsumsi sebesar 1,34%. Terjadi penguatan di 178 saham, penurunan saham terjadi sebanyak 192 dan 134 tidak bergerak alias stagnana.

Tercatat juga pada penutupan sore kemarin terjadi 427.214 kali frekuensi perdagangan saham dengan nilai transaksi sebesar 9,7 miliar lembar saham senilai Rp. 8,4 triliun.

Untuk indek bursa Amerika Serikat ditutup dengan mayoritas berada di zona aman, Indeks Dow Jones mengalami kenaikan sebesar 0,32% ke level 25.199 dan S&P terapresiasi sebesar 0,22% ke level 2.815 sedangkan Nasdaq turun 0,01% menjadi 7.854.

Pada pembukaan Jumat pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona merah dengan turun ke 5.863,14, Indeks LQ45 juga mengalami turun ke 919,567.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga mengalami penurunan ke angka Rp. 14.515. Dolar selama 3 hari ini terus mengalami penguatan terhadap rupiah.

Pelemahan pada indeks terjadi seiring dengan rilisnya beberapa laporan laba perusahaan yang dibawah ekspektasi pelaku pasar serta munculnya kekhawatiran baru terkait ketegangan perdagangan global yang memicu turunnya minat beli investor di bursa Wall Street.

Sementara bursa regional mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks saham Nikkei 225 turun 0,65% ke 22.615,917
Indeks Hang Seng turun 0,86% ke 27,821,879
Indeks Strait Times naik 0,29% ke 3.286,870
Indeks komposit Shanghai turun 0,47% ke 2.759,670

Saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Jembo Cable Company (JECC) naik Rp 1.000 ke Rp 6.700, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 950 ke Rp 18.500, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) naik Rp 875 ke Rp 14.775 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 475 ke Rp 25.300.