IHSG menguat di awal minggu 16/07/2018

IHSG menguat di awal minggu 7/16/2018

IHSG menguat di awal minggu 16/07/2018

Pada penutupan perdagangan minggu terakhir, beberapa indeks mengalami penguatan walaupun tidak terlalu besar. IHSG tercatat mengalami kenaikan 0,61% ke level 5.944,74 namun pada pembukaan awal minggu melemah 2,162 poin (0,04%) ke 5.941,912 namun naik ke zona hijau dengan penguatan 3,030 poin (0,05%) ke 5.947,104.

Menjelang siang ini pergerakan IHSG terus positif sehingga mengalami kenaikan sebesar 7,827 poin (0,12%) ke 5.950,467.

Indeks LQ45 mengalami nasib berbeda, dari pembukaan langsung mengalamin penurunan 0,548 (0,06%) ke 937,172 dan menjelang siang tetap di zona merah dan turun lagi sebesar 0,442 poin (0,05%) ke titik 937,278.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pagi hari ini berada pada angka Rp. 14.397.

Kenaikan indek juga dialami oleh beberapa sektoral, penyebabnya muncul keyakinan karena akan dikeluarkannya data Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan Juni 2018 yang diperkirakan mengalami surplus.

Bursa AS pada penutupan akhir pekan kemarin mendapat nilai positif. Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.38% ke level 25.019, S&P terapresiasi sebesar 0.11% ke level 2801 dan Nasdaq naik sebesar 0.03% ke level 7825.

Sementara untuk indek sektoral AS juga mengalami peningkatan. Tercatat 11 indeks sektoral S&P, sektor industri dan pertambangan berhasil memimpin kenaikan seiring harga komoditas minyak yang menguat.

Pelaku pasar di AS optimis akan terjadi kenaikan suku bunga, terlihat dari laporan kongres federal reserve yang menyebabkan penguatan indeks inline.

Untuk indeks regional Asia pagi ini beberapa mengalami penurunan, seperti yang terjadi pada:

  • Indeks Strait Times turun 18,210 poin (0,56%) ke titik 3.242,080
  • Indeks komposit Shanghai melemah sebesar 20,480 poin (0,72%) ke 2.811,160
  • Indeks Hang Seng turun dengan prosentasi paling kecil dengan 69,240 poin (0,24%) ke 28.471,650
BACA :   Saham Bank Wajar Alami Koreksi Ketika Suku Bunga Acuan Naik

Adapun penggerak dari menguatnya indeks perdagangan bursa Indonesia yaitu perdagangan saham ASII, HMSP, UNTR, BBNI, BBCA.