Bursa Tenang Amati Perang Dagang AS-China, Dow Jones Naik

Bursa Tenang Amati Perang Dagang AS-China, Dow Jones NaikBursa Tenang Amati Perang Dagang AS-China, Dow Jones Naik

Pada hari Selasa (21/8) indeks utama Wall Street S&P 500 menyentuh rekor tertingginya. Saham-saham AS bergerak naik menyambut laporan pendapatan yang ada di sektor konsumen. Bursa juga relatif tenang karena mengamati sengketa perdagangan Amerika Serikat dan China.

S&P naik sebanyak 0,6% ke rekor tertinggi intraday 2,873.23 poin, melampaui rekor tertinggi sebelumnya di 2,872.87 pada 26 Januari, meskipun ditutup di bawahnya.

Saham industri yang sensitif terhadap perdagangan naik untuk keempat kali berturut-turut. Rupanya investor tetap optimis bahwa Amerika Serikat dan China semakin dekat untuk menyelesaikan sengketa perdagangan mereka. Indeks industri S&P 500 naik 0,8%.

“Kita memiliki momentum baik yang secara fundamental dibenarkan oleh ekonomi yang kuat dan pendapatan yang lebih baik,” kata Kevin Caron, manajer portofolio senior di Washington Crossing Advisors di Florham Park, New Jersey. “Investor masih tampak relatif optimis tentang pertumbuhan dan Anda melihat hal itu diekspresikan di pasar hari ini.”

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 63,6 poin (0,25%) menjadi 25.822,29, S&P 500 naik 5,91 poin (0,21%) menjadi 2,862.96 dan Nasdaq Composite bertambah 38,17 poin (0,49%) menjadi 7.859,17.

Indeks Russell 2000 yang menakar pergerakan saham-saham perusahaan berskala kecil yang kurang dipengaruhi sengketa tarif global daripada perusahaan pesaing besar, naik 1,1% pada rekor penutupan tertinggi.

Indeks energi S&P 500 naik 0,5% dan indeks bahan S&P 500 naik 0,4% bersamaan dengan harga minyak dan logam yang lebih tinggi.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 5,86 miliar saham, lebih kecil dari rata-rata 6,49 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.